pengunjung

Sabtu, 17 September 2011

robot sumo ??

hy blogers .. krna disekolah saya mengikuti ekskul robotic jadi saya ingin mencari ilmu melalui media internet dan saya meletakkannya di blog saya , karena jika sewaktu-waktu saya lupa bisa mempelajarinya kembali .. yang berkunjung mari kita belajar bersama-sama ^^ 

I. Robot Sumo

Robot Sumo adalah robot yang digunakan dalam permainan yang sistemnya sama seperti olahraga sumo di Jepang dengan bentuk area yang serupa pula.
Robot Sumo menggunakan dua roda yang dikendalikan oleh joystick dan gerakan gear yang disusun sedemikian rupa.
...Diagram kerja :




A. Motor DC

Untuk menggerakkan roda maka diperlukan dua buah motor DC dengan memanfaatkan putaran As secara bertolak belakang. As terhubung dengan beberapa gear yang disusun saling bersinggungan hingga gear roda.

Sebuah motor DC tersusun atas dua magnet, yaitu magnet permanen yang melekat pada body motor dan magnet elektromagnetik yang berada di pusat.
Elektromagnetik terbuat dari gulungan kawat email yang digulungkan pada inti besi. Terhubung dengan kontak geser (komutator) yangberfungsi sebagai pembalik aliran arus. Ini terhubung dengan brush dan digunakan sebagai terminal.

Cara Kerja Motor :
Aliran listrik masuk, menimbulkan elektromagnetik yang mengakibatkan gaya tarik menarik antara kutub U-S magnet elektomagnetik dan magnet permanen. Saat terjadi kesamaan kutub, maka tolak menolak dan terhenti. Oleh komutator aliran arus listrik dibalik, secara otomatis mengubah pengkutuban elektromagnetik dan menjadikan gaya tarik menarik kembali.
Proses ini akan berlanjut sehingga timbul putaran poros (rotor).


B. Motor Driver

Motor akan berputar jika dialiri tegangan bias. Pengkutuban yang berbeda menimbulkan arah putaran yang berbalikan.



Katakanlah arah putaran motor di atas adalah ke kanan. Kita tahu bahwa untuk menjalankan roda dalam arah robot yang sama dibutuhkan putaran motor roda kanan dan kiri yang berlawanan. Maka arah pengkutuban harus berbeda tiap kali, dan untuk itu perubahan harus dilakukan secara otomatis dengan menggunakan pengendali motor yang bersistem jembatan seperti gambar di bawah ini.



Gambar di atas berprinsip pada proses pensaklaran yang terhubung secara persilangan. Apabila motor roda kanan berputar arah maju, saklar 1 dan 4 tertutup, saklar 2 dan 3 terbuka. Saat mundur terjadi sebaliknya.
Sementara untuk roda bagian kiri pensaklaran dibalik.

Dalam kenyataannya, prinsip ini digantikan oleh rangkaian transistor yang berfungsi sebagai driver dengan menggunakan sifat tegangan bias dari Transistor jenis PNP dan NPN. Dan untuk pemberi sinyal perintah penggantian pengkutuban digunakan komparator sebagai pembanding sinyal yang dikirim oleh joystick.



Rangkaian roda kiri sama seperti rangkaian roda kanan.

C. Komparator (Rangkaian Pembanding)

Supaya motor dapat berputar sesuai instruksi joystick, maka pengendali jembatan (driver) diatur oleh rangkaian komparator.

Karena rangkaian pengendali jembatan mempunyai dua input untuk dapat mengendalikan arah putaran motor, diperlukan komparator yang membandingkan dua kondisi inputnya. Kedua input yang dibandingkan mempunyai kondisi yangsama persis, sehingga kedua komparator akan membandingkan dan memberikan dua kondisi yangsaling berlawanan.

Komparator ini disebut sebagai windows comparator. Komparator dapat menggunakan transistor yang dirangkai secara diferensial, dengan kaki emitor disatukan. Akan tetapi ini tidak efisien sebab transistor dan komponen yang dibutuhkan banyak. Untuk itu kita gunakan Operasional Amplifier (Op Amp) yang telah diblok dalam sebuah IC. Op Amp ada dua yaitu inverting dan Non Inverting.



Pada input Inverting dan Non Inverting keduanya diberi tegangan yang akan dibandingkan oleh Op Amp. Jika tegangan pada input non inverting lebih positif dari input inverting maka output Op Amp akan positif. Sebaliknya jika sama atau berkebalikan dari kondisi tersebut output akannol (0).

Untuk mendapatkan rangkaian windows comparator diperlukan dua op amp yang masing – masing inputnya saling disilangkan. Input Inverting dari op amp pertama akan disambungkan langsung dengan input non inverting op amp kedua, dan input non inverting op amp pertama dikoneksikan ke input inverting ke dua. Lihat gambar :



D. Joystick

Pengendali joystick yang digunakan adalah jenis joystick yang sering digunakan pada play station. Joystick tersusun dari penombolan potensiometer sepaket. Pergeseran potensiometer joystick menyebabkan perubahan nilai tegangan yang akan dibandingkan oleh Op Amp.




III. Prosedur Kerja

Bagaimana kita membuat sebuah Robot Sumo ???
Apa yang harus dilakukan ?

A. Persiapan
Persiapan yang perlu dilakukan adalah berkenaan dengan alat dan bahan yang akan dibutuhkan.

Bahan yang dibutuhkan :


Alat yang digunakan :


B. Pengerjaan

Terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan, yaitu :
1. Membuat Gear Box roda.
2. Membuat Chasis atau Bodi Robot
3. Merakit komponen
4. Merakit seluruh bagian Robot
5. Melakukan test poin.
6. Melakukan Penyempurnaan.

1. Membuat Gear Box Roda.
Lanngkahnya :
a. Potonglah Box sesuai ukuran yang dibutuhkan.
b. Buatlah sketsa ukuran untuk pelubangan as gear.
c. Setelah gambar pola jadi, selanjutnya lubangilah dengan mata bor yang sesuai. Terlebih dahulu gunakan penitik untuk penanda dan supaya hasil lubang halus.
d. Langkah kerja untuk gear box kanan kiri sama (lihat gambar di lampiran 2 – ukuran telah disertakan)

2. Membuat Chasis atau Body Robot.
Langkahnya :
a. Potong sesuai banyak bahan yang digunakan. (lihat lampiran 3 – standar ukuran)
b. Kemudian gambar rancangan yangsesuai kehendak.
c. Bila sudah, lakukan pemotongan untuk bagian yang tidak diperlukan.
d. Untuk lubang baut dan lubang lain sebaiknya diselesaikan sebelum pelipatan.
e. Lipat sesuai bentuk. Dalam pelipatan, hati – hati dan jangan keliru. Biasanya prosedur ini banyak yang keliru. Untuk melipat hendakanya didahulukan bagian yang mengalami lipatan sekali dulu, baru dilanjutkan lipatan – lipatan lainnya.
f. Bila sudah semua chasis akan dicat apabila serangkaian kegiatan selesai (finishing)

3. Merakit Komponen
Langkahnya :
a. Pastikan semua kaki komponen tidak berkarat agar mudah disolder.
b. Solder semua komponen pada PCB mulai dari komponen yang terkecil hingga yang besar.
c. Jangan sampai timah mengalami hubung singkat dengan jalur lain.

4. Setelah ketiga pekerjaan di atas selesai, coba rakitlah ke dalam bentuk robot sumo. Dan pengkabelan disusun dengan baik.

5. Uji cobalah robot sumo yang sudah jadi. Jika kurang puas terhadap hasil gerakan robot, dapat dilakukan penyetelan sendiri terhadap robot. Ada kemungkinan terjadi short jalur, atau tegangan yang dihasilkan joystick.Beban robot yang tidak seimbang dan lain sebagainya.

6. Tahap akhir (finishing) yaitu melakukan pengecatan terhadap robot sumo agar terlihat menarik untuk dilombakan.

Jumat, 16 September 2011

robotic??

Begitu kita mendengar tentang robot, maka pikiran kita langsung  tertuju pada sebuah mesin atau mainan yang mirip dengan manusia.  Hanya saja pergerakan yang dilakukannya kaku, tanpa bisa dikontrol  dengan baik.
Terobosan baru tengah terjadi di dunia pendidikan kita. Bersamaan  dengan berkembangnya teknologi, ilmu yang memperlajari sistem  robotik (ilmu membuat robot) pun telah merambah ke sekolah-  sekolah yang ada di sekitar kita. Kini, ilmu robotik tak lagi milik  mahasiswa perguruan tinggi. Siapapun bisa membuat robot asalkan  paham dasar-dasar ilmu robotik.
Sama seperti pelajaran yang lain, dalam mempelajari ilmu robotik dibutuhkan teknik pembelajaran yang terbaik agar hasilnya maksimal. Maksudnya adalah memberi kesempatan kepada anak untuk menuangkan apa yang ada di dalam dirinya menjadi sebuah hasil karya.
Robotik sendiri adalah sebuah bidang studi yang erat kaitannya dengan beberapa pelajaran lain seperti matematika, science, dan teknologi. Dengan belajar robotik, kita dapat menerapkan ilmu yang kita pelajari di bidang-bidang pelajaran tersebut.
Robotik memberi kesempatan bagi anak-anak untuk menghubungkan pelajaran yang telah mereka dapatkan menjadi sebuah teknologi yang produktif di masa-masa sekarang dan yang akan datang.
Melalui ilmu robotik, kita akan mengenal robot jauh lebih dalam lagi. Sebuah robot dalam bentuk mindstorm, di dalamnya terdapat otak (brain), perangkat keras (komponen-komponen penyusun robot, baik itu berfungsi sebagai input, output ataupun body) serta perangkat lunak (programming language).
Membuat robot jelas erat kaitannya dengan matematika, science, dan teknologi. Pasalnya, ketika membuat robot, baik itu konstruksi atau pemrogramannya, seseorang tidak akan pernah lepas dari perhitungan matematika dan dasar-dasar pemikiran logika.
Sederhananya, ada beberapa materi dasar yang harus diketahui ketika kita mempelajari ilmu robotik. Pertama, belajar sistem robot, di sesi ini kita akan belajar mengenal robot secara teori. Kedua adalah mengenal komponen-komponen robotik, maksudnya, perangkat-perangkat yang ada di dalam robot kita kenali, baik itu nama ataupun fungsi kerjanya. Selanjutnya sesi konstruksi dan pemrograman. Tahap ini tak kalah penting karena di sinilah robot disetting agar bisa bergerak sesuai keinginan kita. Membuat sensor-sensor pada robot. Pada tahap ini, robot yang telah dirakit dipasang sensor-sensor pengenal yang akan memandu ia bergerak.
Bicara tentang pendidikan anak, mempelajari ilmu robotik jelas akan sangat menguntungkan bagi mereka. Alasannya, dengan belajar ilmu robotik seorang anak dapat meningkatkan kreativitas dan daya imajinasinya yang kemudian dituangkan dalam sebuah karya nyata berbentuk robot. Selain itu, robotik juga melatih anak cara berpikir yang terstruktur dan menyelesaikan sebuah masalah dengan akurat.
Dengan memperkenalkan ilmu robotik kepada seorang anak, itu berarti kita telah berupaya menciptakan generasi penerus yang lebih baik lagi. Bayangkan, jika 10 atau 20 tahun lagi, anak-anak kita ada yang berhasil membuat robot berteknologi tinggi, sebagai orang tua tentu kita akan merasa bangga. Selain membuat harum nama keluarga, ia juga membuat harum nama bangsanya.